Lewati navigasi

Monthly Archives: Februari 2009

Pendahuluan

Saat ini, penyakit muskuloskeletal telah menjadi masalah yang banyak dijumpai di pusat-pusat pelayanan kesehatan di seluruh dunia. Bahkan WHO telah menetapkan dekade ini (2000-2010) menjadi Dekade Tulang dan Persendian. Penyebab fraktur terbanyak adalah karena kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas ini, selain menyebabkan fraktur, menurut WHO, juga menyebabkan kematian 1,25 juta orang setiap tahunnya, dimana sebagian besar korbannya adalah remaja atau dewasa muda. Read More »

Iklan

Waspadalah

“Nyeri abdominal berat yang berakhir lebih dari 6 jam pada pasien yang sebelumnya sehat biasanya membutuhkan pembedahan, evaluasi dan dukungan yang diindikasikan.”

Nyeri Abdomen akut pada anak menampakkan dilemma dalam diagnostic. Masalah medis yang paling sering adalah gastroenteritis akut, meskipun penyebab yang lebih serius harus disingkirkan. Dngan ini, klinisi harus mensintesis riwayat dan data fisik dengan pertimbangan anatomis dan fisiologik. Read More »

Pathophysiology

Perkembangan dari Abses intra abdominal/intra-abdominal abscess (IAA) timbul sebagai hasil dari respon host terhadap kontaminasi bacterial intra abdominal sekunder terhadap, atau dengan kaitannya dengan, berbagai entitas klinik patologik. Pada 60 hingga 80% kasus pembentukan abses intra abdominal dikaitkan dengan perforasi hollow viscera, apakah sekunder terhadap penyakit inflamasi seperti appendicitis atau diverticultis atau sebagai konsekuensi penetrasi atau trauma tumpul terhadap abdomen. [1] [2] [3] [4] [5] [6] Kondisi lain yang dikaitkan dengan pembentukan IAA termasuk inflammatory bowel disease adan komplikasi dari pemebdahan elektif ( Table 241 ). [7] [8] [9] [10] Read More »

Pengantar

Sepsis didefinisikan sebagai respons inflamasi sistemik karena infeksi. Respons inflamasi ini terjadi karena invasi mikroorganisme ke dalam jaringan. Angka kejadian sepsis dan komplikasinya saat ini cukup tinggi dan merupakan salah satu penyebab kematian utama di unit perawatan intensif medik dan bedah. Read More »

Today, 13 februari 2009.

Hari ini gua ulang tahun. Ga terasa umur gua udah 26 tahun. Masih ko-ass disalah satu rumah sakit umum di banda aceh. Siklus ke 2. Belum kawin. Punya banyak gebetan tapi ga satupun dipacarin dengan alasan takut ga konsen dengan ko-ass’a. Temen-temennya udah pada kerja dengan penghasilan tetap, ada yang udah kawin, lebih banyak lagi kawan yang udah punya anak. Lah yang ini, jangankan kerja, koass aja belum selesai, belum punya pacar, belum kawin, apalagi punya anak. Hhhhhhh…nothing special dari manusia berumur 26 tahun.

cita-citanya sih banyak. Pengen cepet-cepet jadi dokter (tapi malesnya luar biasa kalo masuk koass), trus PTT dipapua sama ius, trus uang PTT nya buat nyambung ambil spesalis di luar negeri. Rencananya kalo ga penyakit infeksi, ya penyakit dalam, kalo ga bisa juga, mungkin akan ambil kardiologi. Trus, pulang ke Indonesia dengan ngebawa uang yang banyak untuk bangun rumah sakit yang gede dimana standar pelayanannya tuh ga berbeda buat orang miskin ama orang kaya.

Ga lupa juga, dia akan ngebangun rumah. lengkap dengan kolamn renang dan pembantu yang ngurus rumah ma sopir buat nganter dia kemana-mana. Rumahnya ada home theaternya, ada perpustakaan pribadinya, ada kebun didalem rumah, kolam ikan, sampe tempat pemancingan. hehehehe, banyak banget ide-idenya. Tapi ya tadi. 26 tahun dengan pemikiran yang sangat umum banget sedang berusaha mendapatkan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Sedang berjuang untuk mendapatkan cita-citanya. Gw selalu percaya bahwa semuanya harus punya mimpi. mimpi itu ditaro di sejauh 5 cm didepan jidat bwt diinget selalu bahwa gw mash punya mimpi. Bukan cuma sekedar mimpi doangan. Tapi, mimpi yang sedang berusaha untuk diwujudkan.

26 tahun udah. t’s time to move faster :p