Skip navigation


Maapkan kalo judulnya agak2 provokatip. Maklum, gw teringat sama temen gw; lebih tepatnya junior gw.Dia blg ngapain musti jauh2 ptt, ga ada sinyal dan listrik, cape2in badan aja. Well, dia blg gitu. Gw gamarah ataupun bete. Ga salah juga kalau dia bilang begitu. Maksudnya, di Indonesia ini mana ada sihdaerah yang ga ‘sangat terpencil??’. Semua bisa dikategorikan terpencil kecuali di ibukota kabupaten.Bicara soal pengabdian, dimana aja pun bs mengabdi. Bicara soal jauh, papua memang terletak di ujung.Lantas knp gw milih papua??..

Ga tau knapa, mungkin gw sangat2 penasaran didaerah sini. Papua punya tambang emas yg nenek2 saltojuga tau kalo emasnya itu bergunung2 banyaknya. Tapi, lagi2 itu bukan di punyai sama masyarakat sini.Punya asing. Sama kaya waktu gw memilih ke aceh tahun 2002 untuk kuliah. Waktu itu di aceh sedangrusuh2nya. Bahkan ibukotanya pun; banda aceh; juga sangat tidak aman. Tiap hari ada aja berita dikoranlokal ttg penembakan misterius, orang ilang, mayat tak dikenal, dan lain2. Nah, kalau ditarik benangmerahnya, sumber daya alam dari bumi selalu menjadi rebutan yang ga jarang menimbulkan peristiwaberdarah. Mulai dr gas alam, semen, minyak bumi, emas, tembaga, semuanya menimbulkan konflik.Mungkin itu salah satu alasan gw. Pengalaman. Ya, disaat orang takut untuk ke daerah yang tidak aman;gw yang walaupun sangat takut juga; mencoba untuk memberanikan diri. Life just once. Kapan lagi kalauga sekarang. Mumpung masih muda, mumpung belum nikah jadi blm punya tanggung jawab yang besar,mumpung gw punya niat yang baik. Bukankah pengalaman itu guru yang terbaik??.

Alasan lain yang mungkin adalah mengukur sejauh mana kemampuan gw untuk bertahan disituasi ygsulit. Ya sulit karena biaya kebutuhan yang besar, sulit untuk bekerja, sulit untuk komunikasi, sulit untukberadaptasi, dan penyulit lainnya. Kalo gw bilang sih bukan masalah ataupun penyulit namanya. Justrugw bilang ini adalah tantangan. Tantangan buat diatasin. Tantangan untuk mencari jalan keluar. Kapanlagi gw bs idup tanpa listrik, tanpa sinyal, tanpa bahan makanan yang mencukupi, tanpa transportasi yangmudah. Hidup itu penuh tantangan. Kaya iklan rokok aja lama2. Wkwkwk.

Alasan lain yaitu mendapatkan insentif yang besar. Ya, semakin sangat terpencil daerah elu, semakinbesar insentif yang didapat. Tapi ini untung2an. Insentif itu tergantung kepada kebijakan daerah. Bisa jadimalah dan seringnya, daerah lu yang sangat terpencil itu tidak mendapatkan insentif sama sekali. Inibanyak contohnya. Salah satunya temen gw. Dia tidak mendapatkan insentif walaupun daerah tempat diabertugas mahal transportasinya, bahan makanan yg juga mahal, bahkan gajipun seirit mungkin diapergunakan. Jadi, berpikirlah atau mencari informasi daerah tujuan ptt sebelum elo memilih. Jangansampai kejadian kaya temen gw itu. Yang jelas, bersyukurlah kalo dapet insentif. Kalau tidak, ya berdoaaja biar dapat. Elo milih untuk ikut ptt, artinya elo itu musti siap untuk ditempatkan didaerah pilihan elomaupun kesediaan diri elo untuk ditempatkan dimana saja. Dalam keadaan apapun, dengan kondisi ygbagaimanapun, elo siap untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada setiap pasien elo. Meskipunelo ga dapet insentif. Memang kalau bicara tentang uang pasti jadi berantem ujung2nya. Jangan sampaiini mempengaruhi kinerja elu. Jangan gara2 ga ada atau ga dapat insentif elo mogok kerja, ke pkm suka2elo. Jangan begitu. Bekerjalah sesuai dengan kemampuan elo. Inget, yang elo lakukan adalah amal ibadah.Bisa aja lo ga dapet insentif, tapi pahala lo itu berlimpah. So, semangat!!!

Apa lagi ya alasan lain, oh ya.. Kalau elu ada niat untuk mengambil skolah spesialis, dokter yang sudahpernah ptt apalagi didaerah yang sangat terpencil itu menjadi poin buat elo saat menempuh ujian calonspesialis. Dokter yang pernah ptt dianggap mampu secara mental untuk bisa menyelesaikan skolahnyasampai tamat. Menurut spesialis sih begitu. Itu jadi poin. Keistimewaan lain adalah biaya masuk dan spppersemester pun jauh lebih murah dibandingkan elo ga pernah ptt atau mengambil beasiswa. Lumayankan disaat masuk spesialis orang lain bayar sampai 50juta, sedangkan elo karena pasca ptt hanya bayarsekitar 10 juta. Jadi, ga rugi kalau elo ptt. Apalagi kalau daerah terpencil dan sangat terpencil. Elo gacape2in badan kaya yang temen gw bilang. Semua pasti ada hikamhnya. So, smangka.

Udh malem. Bsok pulang ke kota. Gw kali ini harus mendapatkan kursi depan samping pak sopir. Harus.Apapun gw perjuangkan untuk dapat kursi paling depan. Hahaha, see u on next post…

6 Comments

  1. ade kasih applause buat Bang sat!😀

    • makasih ade ^^

  2. d sana rusuh juga kayak d aceh tp gk pake ak47 ato GL tp panah beracun, bahaya mana bang?haha

  3. “Dokter yang pernah ptt dianggap mampu secara mental untuk bisa menyelesaikan skolahnyasampai tamat” . L
    Kalau mau ambil dokter spesialis, gak tergantung ptt atau gak. Tergantung lulus ujian masuk PPDS atau gak ? Siapa bilang pasca ptt 1/4 kali bayar ? Kalo gak lulus ujian dgn hasil no.1 tetep aja harus bayar full. Silahkan coba daftar PPDS, baru tulis artikel.

    • ahahaha,, akhirnya ada yang comment juga ^^. kayanya dokter ga ptt ya??..baik saya review komentarnya ..
      1. “Dokter yang pernah ptt dianggap mampu secara mental untuk bisa menyelesaikan skolahnyasampai tamat” –> baca dengan utuh. saya nulis kata spesialis. artinya sudah selesai menempuh pendidikan. saya akui pendapat itu relatif. temen saya yang tidak ptt tapi bisa juga tamat. tapi banyak juga pasca ptt yang tamat. skali lagi itu kata spesialis. bukan cuma satu. tapi banyak.

      2. Kalau mau ambil dokter spesialis, gak tergantung ptt atau gak. Tergantung lulus ujian masuk PPDS atau gak ? –> ini bener. mau ptt mau ga ptt kalo ujian ga lulus ya ga bisa masuk. cuma jangan salah. saya juga bilang ptt menjadi poin tambahan tidak hanya seleksi lisan dan tulisan. akan tetapi banyak kriteria lain yang bisa dijadikan tambahan.

      3. Siapa bilang pasca ptt 1/4 kali bayar ? Kalo gak lulus ujian dgn hasil no.1 tetep aja harus bayar full. –> tampaknya sibuk sekali menjalani pendidikan spesialis hingga berita seperti ini aja ga tau. kalo ga lulus ya coba lagi. kan ga susah. yang penting dia siap mental. ini ada bayaran masuk ppds di unpad silahkan dibuka http://smup.unpad.ac.id/tag/spesialis-2 . lihat di dana pengembangan. pasca ptt dengan mandiri beda 20 juta. di matrikulasi juga beda 20 juta. jadi, pasca ptt itu mendapatkan diskon khusus. ga asal tulis artikel aja.

      4. Silahkan coba daftar PPDS, baru tulis artikel. –> Insya Allah saya akan coba tes “lagi”. kali ini saya pasca ptt. mengenai artikel, well, sejujurnya ini jauh banget dari artikel. ini cuma merupakan catatan harian saya berdasarkan pengalaman yang ingin saya berbagi dengan yang lain. kalau tidak berkenan harap dimaafkan. ty

  4. Masih hiduop rupanya blog sampeyan ya cat…heheheh…udah lama gak Ngopi Ngopi Kita..dulu post sunami tiap jam 2 malam simpang Surabaya adalah tempat Ngopi pilihan…huhuhu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: