Lewati navigasi

Monthly Archives: April 2009

Chef of The day
kemaren gua dapet undangan sms dari LOCO binal, said alpin, yang sms begini :” bang, dateng ya. Apalagi kalo elu laper. Soalnya kita besok mau adain acara lomba memasak. Kalo bisa jangan makan dulu, kan lumayan gratis..”
Anjrit, emang gua tampang gratisan apa??. trus gw bales “liat nanti, besok gua ujian. Bis ujian gua usahain dateng. tapi ga janji yah..”

Akhirnya, well, gua sampe diseputaran jambo square tempat ningkringnya anak-anak yang pastinya ga punya kerjaan. Mulai dari cuma bengong, pacaran, sampe kepada yang ngupil doangan. PARRAHHH..

penonton yang membludak distadion jambo squareAcaranya udah dimulai dari tadi. Semua serius mempersiapkan masakannya yang paling spektakuler. Mulai dari kompor yang ga jelas dapetnya dari mana, sampe tomat-tomatpun juga disiapin buat lomba masak yang sangat tidak penting ini. Si Willy – LORP-sok-keren-abiz- malahan mempersiapkan ayam goreng sama perkedel yang gua yakinin sumpah mati, kalo itu ngembat punya masakan emaknya. Parah banget tuh anak..laen lagi sama Nesya dan Ai (aktivist SCOPE-yang-sumah-narsisnya-kadang2-bikin-gua-geleng2-kepala), udah menyiapkan mulai dari sosis, nugget ampe keju2an. Kalo si Ojan, LORE-yang-selalu-tabah-menghadapi-siksaan-dari berbagai-macam-jenis-alat-pukul, cuma menawarkan diri dengan nasi gorengnya yang dinamakan NASI-GORENG-LEMBEK!!. Parah abiz. padahal, emang gorengnya aja yang ga bisa.Laen lagi sama dendy, LOME yang mukanya mirip dikit ama jamban, dia mah cuma asik ngeliatin doang ama nyemangatin. Padahal anak buahnya malah makin minder gara-gara diteriakin ama LOME yang ga jelas itu :d, trus ada juga si Masna, yang nasi gorengnya ga seberapa mana, tapi yel2nya yang dibantu ama fani (eks LORA) jadi yel2 yang paling menjijikkan yang pernah gua liat seumur idup gua…

SCORP-willy

SCORP-willy

acara kaya gini ternyata bisa membuat kekompakan yang nyata. Personaliti masing2 orang menjadi makin mudah terlihat. Gw aja ga nyangka persiapannya dalem banget. padahal please deh, cuma lomba masak doangan yang ga jelas. Kasian si Nesa (LEO, yang dengan tabahnya teriak2 dengan suara yang menurut dia kenceng tetap ga diperduliin, hehehe), dia sibuk mempersiapkan hadiah lomba, mulai dari ricecooker seharga 1,5 juta rupiah untuk juara dua, dan microwave untuk juara 1. (padahal cuma permen doang yang dibungkus gede2 biar mirip ama rice cooker dan microwave). Bener-bener pembohongan publik.Dendy, SCOME

ai ama nesa-SCOPEGw musti mengakui bahwa acara ini bikin gua seneng. yang kaya gini sebenernya yang dibutuhkan sama CIMSA disamping rutinitas yang padat. Selain intelek, CIMSA juga bisa menunjukkan eksistensinya dengan bidang-bidang yang ternyata malahan dia yang lebih jago. Well, congratz ya guys…

SCORA dengan faninya

Iklan

Di Amerika Serikat setiap tahun ditemukan 78.000 orang didiagnosis menderita kanker kepala dan leher, dan 17.500 diantaranya meninggal karena penyakit tersebut.1 Di Indonesia belum ada angka insiden, namun frekuensi tumor ganas yang dilaporkan oleh bagian patologi, Badan Registrasi Kanker Indonesia di bawah pengawasan Dirjen Kesehatan RI mendapatkan urutan ke empat dari sepuluh besar keganasan pada laki-laki dan perempuan serta urutan ke dua dari sepuluh keganasan pada laki-laki.3 Dengan pengenalan tumor secara dini, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan akan memberi harapan terhadap peningkatan survival dan perbaikan fungsi, namun kenyataannya harapan hidup tidak meningkat dalam 30 tahun terakhir dimana 33% penderita mati karena kankernya. Hal ini banyak berhubungan dengan diagnosis yang terlambat dan penanganan awal yang tidak adekuat, dengan demikian penting sekali bagi ahli bedah kepala leher untuk mengenal proses penyakit ini lebih dini dan mempersiapkan rencana pengobatan yang baik. Perencanaan ini dimulai dari evaluasi awal dan berlanjut terus selama kehidupan penderita dan hal ini melibatkan pendekatan multidisiplin.2-5 Read More »